Cahaya Perubahan, Rejang Lebong - Kegiatan Seni dan Adventure On The Street (SAOS) Fest 2026 yang digelar di Rejang Lebong dibanjiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sedikitnya 700 rider dari berbagai provinsi seperti Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat hingga sejumlah wilayah lainnya turut ambil bagian dalam event trail adventure terbesar di Rejang Lebong tersebut.
Kegiatan ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Curup ke-146, serta merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong bersama Komunitas Trail Adventure Curup (TAC).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Plt. Bupati Rejang Lebong Dr. Hendri Praja, S.STP, M.Si, dengan titik start di Lapangan Kantor Kecamatan Curup Utara. Para peserta diajak menaklukkan track ekstrem sepanjang kurang lebih 40 kilometer yang membentang dari wilayah Kecamatan Curup Utara. Selain menawarkan tantangan adrenalin, jalur yang dilalui juga menyuguhkan panorama alam khas Rejang Lebong yang masih asri dan memikat.
Tidak hanya menjadi ajang olahraga otomotif, SAOS PAC 2026 juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi destinasi wisata daerah. Beberapa lokasi wisata yang berada di sekitar jalur trail turut dikenalkan kepada para peserta, di antaranya wisata Danau Bermanei Talang Kering serta kawasan tanjakan wisata di Desa Tabarenah yang menyuguhkan keindahan alam pegunungan.
Ketua Panitia SAOS PAC 2026, Hidayatullah yang juga merupakan Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi komunitas Trail Adventure Curup (TAC) dalam mendukung pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata, untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong.
Menurutnya, olahraga trail memiliki daya tarik tersendiri karena mampu menjangkau kawasan-kawasan wisata alam yang belum banyak dikenal masyarakat luas. Dengan hadirnya ratusan rider dari luar daerah, promosi wisata Rejang Lebong dinilai akan semakin luas melalui pengalaman langsung maupun publikasi di media sosial masing-masing peserta.
"Ini adalah bentuk sinergi nyata komunitas trail bersama pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Melalui kegiatan ini, para peserta bisa langsung menikmati keindahan alam Rejang Lebong sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta yang datang dari berbagai provinsi. Dia menilai event seperti SAOS PAC memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
"Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, tentu dapat memajukan serta mengembangkan destinasi wisata di Rejang Lebong. Terbukti hotel-hotel dipenuhi pengunjung, kemudian UMKM lokal juga ramai dikunjungi oleh peserta dari luar daerah,” ujar Riki.
Dia menambahkan, Pemkab Rejang Lebong akan terus mendorong berbagai event berbasis wisata dan komunitas sebagai bagian dari strategi memperkuat identitas daerah sebagai kabupaten wisata di Provinsi Bengkulu.
“Kegiatan seperti ini akan terus kita dukung dan dikembangkan sesuai visi misi daerah untuk menjadikan Rejang Lebong sebagai Kabupaten Wisata,” singkatnya.
Meriahnya SAOS PAC 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat mampu menghadirkan event yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap promosi wisata serta pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan potensi alam yang dimiliki, Rejang Lebong dinilai semakin siap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Sumatera. (Red)



Tulisan ini memiliki 0 komentar