Cahaya Perubahan, Rejang Lebong - Setelah enam puluh tahun menanti, akhirnya gedung Taman Kanak-Kanak (TK) GOW direhabilitasi melalui Program Revitalisasi pendidikan tahun 2026. Program tersebut menjadi angin segar bagi pihak sekolah yang selama bertahun-tahun menantikan pembaruan fasilitas demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik.
Kepala TK GOW, Delvi Riani, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya bantuan revitalisasi tersebut. Menurut dia, bangunan yang selama ini digunakan merupakan bangunan lama yang telah berdiri sejak era 1960-an dan belum pernah mendapatkan rehabilitasi menyeluruh.
"Kami sangat bersyukur, setelah sekian puluh tahun lamanya, bangunan tua TK GOW akhirnya mendapat bantuan pembangunan melalui program revitalisasi. Pembangunan ini tentu sangat bermanfaat dan benar-benar membantu kami," ujar Delvi.
Dia juga menyampaikan, sebagai tanda dimulainya pekerjaan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan titik nol pembangunan pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Pelaksanaan titik nol tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan syukuran yang dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Mulai dari camat, lurah, dan juga para sesepuh serta guru yang sebelumnya pernah mengabdikan dirinya untuk TK GOW ini.
Selain memanjatkan doa agar proses pembangunan berjalan lancar, kegiatan itu juga menjadi bentuk penghormatan terhadap bangunan lama yang telah menjadi bagian dari sejarah pendidikan di daerah tersebut. Dimana untuk pembangunan yang dilakukan di TK GOW saat ini, meliputi rehabilitasi empat ruang kelas, rehabilitasi toilet, serta penataan lingkungan sekolah.
"Karena bangunan ini sudah sangat tua, kami merasa perlu meminta izin secara simbolis sebelum dilakukan pembongkaran. Kami mengundang tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bersama-sama mendoakan agar proses pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi generasi penerus," ujarnya.
Delvi juga menjelaskan, secara kelembagaan TK GOW telah berdiri sejak tahun 1987. Namun, bangunan yang saat ini direhabilitasi merupakan bangunan lama yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1960-an, sehingga usianya telah mencapai lebih dari 60 tahun.
Selain itu tambah dia, program revitalisasi yang diterima TK GOW memang bukanlah yang pertama. Pada tahun 2025 lalu, TK GOW juga mendapatkan bantuan berupa pembangunan taman bermain serta aula terbuka yang kini dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas dan bermain anak-anak.
Dimana keberadaan fasilitas baru tersebut kata Delvi, telah memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar maupun minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di TK GOW.
"Berkat adanya pembangunan melalui program revitalisasi, anak-anak sekarang bisa belajar dengan lebih nyaman dan fokus. Alhamdulillah, sekolah kami juga semakin diminati masyarakat. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah siswa baru kami sejak tahun 2025 lalu," jelasnya.
Dia juga menegaskan, pihak sekolah berharap revitalisasi yang kembali dilaksanakan pada tahun ini mampu semakin meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Selain menghadirkan ruang belajar yang lebih layak dan representatif, pembangunan tersebut juga diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta didik pada tahun-tahun mendatang.
"Dengan adanya gedung baru nanti, kami berharap anak-anak semakin nyaman dalam belajar. Kami juga berharap jumlah siswa terus bertambah secara bertahap sehingga TK GOW dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat," tutup Delvi. (Red)

Tulisan ini memiliki 0 komentar