banner

Sabtu, 15 Agustus 2026

author photo


Cahaya Perubahan
, Rejang Lebong - Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan komitmennya untuk membantu Masyarakat dalam bentuk dukungan pembangunan infrastruktur berupa sarana air bersih dan jembatan penghubung untuk menunjang  kebutuhan dasar warga, termasuk di lingkungan sekolah dan pertanian.


Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, pihaknya dalam waktu dekat akan membangun sarana air bersih berupa sumur bor di SD Negeri 89 Rejang Lebong.


Sekolah tersebut diketahui berada di Desa Tanjung Beringin, Kelurahan Tunas Harapan, Kecamatan Curup Utara.


“Jadi, kita tidak hanya membangun jembatan saja, tetapi juga sarana air bersih. Insyaallah dalam waktu dekat kita akan membangun sarana air bersih di SDN 89,” kata Agung saat peresmian Jembatan ARMCO di Desa Pahlawan, Kamis (13/8/2026).


Menurut Agung, pembangunan sumur bor di SDN 89 Rejang Lebong menjadi bagian dari upaya Kodim 0409 dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.


Program tersebut menyasar wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur, termasuk fasilitas pendidikan yang membutuhkan ketersediaan air bersih.


Selain rencana pembangunan sumur bor, Kodim 0409/Rejang Lebong juga menyiapkan pembangunan dua jembatan ARMCO dalam satu hingga dua bulan mendatang.


“Tak hanya sumur bor, insyaallah dalam satu sampai dua bulan ke depan akan ada pembangunan jembatan ARMCO sebanyak dua titik,” ujarnya.


Agung menjelaskan, lokasi pembangunan maupun perbaikan jembatan akan ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta kondisi akses di lapangan.


Untuk memastikan pembangunan tepat sasaran, Kodim 0409/Rejang Lebong akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah di tiga kabupaten, yakni Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang.


“Yang jelas kita akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, baik Pemkab Rejang Lebong, Lebong maupun Kepahiang. Mana jembatan atau sarana lain yang memang harus segera dilakukan pembangunan atau perbaikan, akan segera kita kerjakan,” jelasnya.


Ia menegaskan, usulan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pembangunan infrastruktur. Meski demikian, setiap usulan tetap akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar program yang dilaksanakan benar-benar sesuai kebutuhan.


“Pembangunan kita lakukan sesuai kebutuhan masyarakat, baik itu dari usulan masyarakat, namun tetap koordinasi dengan pemerintah daerah,” pungkas Agung. (Red)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner