banner

Rabu, 09 September 2026

author photo


Cahaya Perubahan
, Lebong - Pembangunan sarana infrastruktur vital bagi Masyarakat kembali dilaksanakan oleh TNI AD melalui program Jembatan Perintis Garuda tahap VII tahun 2026. Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Kodam XXI/Radin Inten kembali menggelar ground breaking secara serentak sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII dengan mengusung tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat”.


Salah satu wilayah yang mendapat manfaat dari program tersebut adalah Kabupaten Lebong, yang merupakan wilayah teritorial Kodim 0409/Rejang Lebong.


Jembatan yang akan dibangun berupa konstruksi beton berukuran 12 × 3 meter. Jembatan ini akan menghubungkan kembali akses antara Desa Ujung Tanjung dan Embong Uram untuk memulihkan akses warga yang sempat terputus akibat jalan amblas.


Jalur tersebut merupakan salah satu akses alternatif penting bagi masyarakat di wilayah setempat.


Acara seremonial peletakan batu pertama secara serentak dipimpin langsung oleh Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto. Dalam sambutannya, ia menegaskan, Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses infrastruktur hingga ke wilayah terpencil.


“Ini adalah upaya negara untuk hadir hingga ke wilayah terpencil. Kami ingin memastikan masyarakat tidak lagi terhambat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial,” tegas Brigjen Jatmiko.


Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran TNI yang terlibat untuk mengawal pembangunan secara bertanggung jawab. Menurutnya, kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta kenyamanan masyarakat sekitar harus menjadi perhatian utama selama proses pembangunan berlangsung.


"Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar pembangunan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga," imbuhnya.


Sementara itu, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, melalui Danramil 409-01/Lebong Utara Kapten Inf Efrizal Antoni, mengatakan, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi mobilitas masyarakat. Menurutnya, jalur tersebut menjadi akses alternatif yang menghubungkan wilayah antarkecamatan sekaligus memangkas jarak tempuh warga.


“Akses ini sangat vital bagi mobilitas warga. InsyaAllah dalam waktu dekat proses pembangunannya segera kita mulai,” ujar Kapten Efrizal. (Rilis)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner