Cahaya Perubahan, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kodam XXI/Radin Inten memperkuat komitmen kolaborasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan sinergi itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Bengkulu, Kodam XXI/Radin Inten, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu, Kamis (3/9/2026).
Penandatanganan berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu. Kegiatan dihadiri para bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu, Forkopimda, serta jajaran Korem 041/Gamas.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan kesepakatan tersebut memiliki dimensi konstitusional. Ia menyebut kolaborasi ini merupakan implementasi nyata Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya pada fungsi TNI membantu tugas pemerintah daerah.
“Ini merupakan wujud nyata komitmen dan amanah undang-undang mengenai tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu tugas pemerintah di daerah. TNI lahir dari rakyat dan bekerja sepenuhnya untuk rakyat," tegas Pangdam.
Melalui program “Bantu Rakyat di Bumi Merah Putih”, Kodam XXI/Radin Inten akan mengerahkan potensi personel dan infrastruktur untuk mendukung program pembangunan di daerah. Sasaran utama diarahkan kepada masyarakat miskin, wilayah terisolir, serta lokasi yang memerlukan penanganan darurat.
“Kita fokus pada program yang langsung menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat miskin, terisolir, dan membutuhkan bantuan darurat," ujar Mayjen Kristomei.
Pangdam menambahkan, keterlibatan personel TNI di lapangan, yang diperkuat jaringan Babinsa hingga tingkat desa dan kelurahan, diharapkan mampu mengakselerasi pelaksanaan program fisik maupun nonfisik.
Salah satu fokus utama kerja sama adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni /RTLH/ bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu, cakupan program meliputi pembangunan infrastruktur prioritas seperti jembatan dan kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengapresiasi dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan di Bengkulu. Ia menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk segera menindaklanjuti kesepakatan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis di tingkat perangkat daerah.
Langkah tersebut dinilai krusial agar dukungan penganggaran, perencanaan, hingga pelaksanaan program dapat berjalan selaras, akuntabel, dan transparan.
Para bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu juga menyatakan kesiapan mendukung program, termasuk melalui alokasi anggaran dan pemetaan wilayah prioritas penerima intervensi.
Dengan sinergi antara Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, dan Kodam XXI/Radin Inten, program “Bantu Rakyat di Bumi Merah Putih” diharapkan menjadi instrumen konkret untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memutus rantai kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. (Red/rilis)

Tulisan ini memiliki 0 komentar