Cahaya Perubahan, Rejang Lebong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melalui dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong mengusulkan pembangunan empat ruas jalan di daerah itu ke pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Dikonfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong Luhur Budi Santoso saat dihubungi di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan usulan pembangunan jalan ini dilakukan karena anggaran daerah itu saat ini masih terbatas.
"Ada empat ruas jalan yang pembangunannya kita usulkan melalui program Inpres Jalan Daerah atau IJD, di mana dari jumlah itu dua di antaranya telah mendapat persetujuan dan kini tengah dalam proses pelelangan," kata dia.
Luhur menjelaskan, dua ruas jalan yang sedang dalam proses pelelangan tersebut yaitu ruas Simpang Air Duku - Tower dan Simpang Karang Anyar - Musi Kejalo.
Sedangkan dua ruas jalan lainnya ialah ruas Kota Padang - Tanjung Gelang serta Air Kati - Sukakarya, masih menunggu tahap persetujuan dan verifikasi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu.
"Usulan tersebut nantinya masih akan di review oleh pihak balai. Penyesuaian lokasi maupun bentuk penanganan masih memungkinkan bergantung pada hasil analisis dan kondisi terbaru di lapangan," terangnya.
Menurut dia, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan melalui program IJD ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas perekonomian daerah, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus membuka akses layanan publik secara lebih luas.
"Poin utama yang ditekankan oleh Pak Bupati adalah agar masyarakat Rejang Lebong dapat segera merasakan manfaat nyata dari hasil pembangunan infrastruktur jalan ini," tegasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyebutkan dirinya bersama dengan Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong telah melakukan audiensi ke Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, guna mendapat dukungan pemerintah pusat untuk melakukan percepatan pembangunan daerah.
"Pembangunan di Rejang Lebong terkendala keuangan daerah yang terbatas. Kami berharap dukungan anggaran dari APBN melalui IJD ini bisa menyelesaikan dan menuntaskan pembangunan jalan-jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat," ujar Hendri. (Red)

Tulisan ini memiliki 0 komentar