Cahaya Perubahan, Rejang Lebong - Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0409/Rejang Lebong di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong terus berlanjut. Saat ini, pekerjaan yang dilakukan oleh TNI dan Warga tersebut memasuki tahapan konstruksi yang semakin krusial, fokus pekerjaan saat ini diarahkan pada pemasangan besi angkur di bagian depan jembatan serta pembuatan slop atau pengaman badan jembatan.
Proyek pembangunan infrastruktur yang menjadi akses penting bagi masyarakat setempat ini dikerjakan secara maksimal guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla melalui Plh Pasiter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni menyampaikan hingga saat ini progres pembangunan Jembatan Garuda telah mencapai sekitar 70 persen.
Dilanjutkannya, sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan dan kini tim di lapangan tengah memfokuskan tenaga serta sumber daya untuk menyelesaikan tahapan konstruksi lanjutan yang menjadi penentu kekuatan dan ketahanan jembatan.
"Saat ini progres pembangunan Jembatan Garuda sudah mencapai sekitar 70 persen. Fokus pekerjaan yang sedang dilakukan yakni pemasangan besi angkur pada bagian depan jembatan dan pembuatan slop jembatan sebagai bagian dari penguatan konstruksi," ujar Kapten Inf Tasmi Basiroroni.
Dia menjelaskan, pemasangan besi angkur memiliki fungsi vital sebagai pengikat dan penguat struktur jembatan agar mampu menahan beban secara maksimal.
Sementara itu, pembangunan slop jembatan bertujuan untuk menjaga stabilitas konstruksi sekaligus mengantisipasi terjadinya erosi atau pergeseran tanah di sekitar bangunan.
Kapten Tasmi juga menambahkan, seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek kualitas dan keamanan konstruksi. Setiap tahapan dikerjakan secara bertahap dan melalui pengawasan teknis guna memastikan hasil pembangunan memiliki daya tahan yang baik dalam jangka panjang.
"Kami terus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan agar pembangunan dapat selesai sesuai rencana. Yang terpenting bukan hanya mengejar target waktu, tetapi juga memastikan kualitas bangunan benar-benar sesuai standar sehingga nantinya aman digunakan masyarakat," pungkasnya.
Keberadaan Jembatan Garuda sendiri dinilai sangat strategis karena menjadi salah satu sarana penghubung aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses perekonomian antarwilayah.
Masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru pun menaruh harapan besar terhadap penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya, infrastruktur yang memadai diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan memperlancar aktivitas sehari-hari warga.
Dengan progres yang terus bergerak maju dan pekerjaan konstruksi yang berjalan sesuai tahapan, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Rejang Lebong, khususnya warga Desa Lubuk Bingin Baru dan sekitarnya. (Red)

Tulisan ini memiliki 0 komentar