banner

Selasa, 30 Juni 2026

author photo


Cahaya Perubahan
, Rejang Lebong - Pembangunan jembatan Perintis Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru Kecamatan Sindang Beliti Ilir yang dilaksanakan Kodim 0409 Rejang Lebong saat ini telah mencapai progress fisik 90 persen. Hingga  Rabu (1/7/2026), TNI dan Warga melaksanakan tahapan akhir pelaksanaan yaitu pengecatan rangka besi serta pemasangan seling bagian atas dan bawah jembatan. 


Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan seluruh personel bersama masyarakat terus bekerja agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.


"Progres pembangunan sudah mencapai 90 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pengecatan besi dan pemasangan seling atas maupun bawah jembatan. Kami menargetkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat rampung dalam waktu dekat, sehingga segera dapat dimanfaatkan," ujar Dandim Letkol Inf Agung. 


Ia menambahkan, jembatan tersebut diharapkan segera memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru dan wilayah sekitarnya. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan ini juga diyakini akan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian serta meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat setelah resmi dapat digunakan nantinya. 


" Alhamdulillah selama proses pembangunan kita mendapatkan dukungan dari masyarakat hingga proses pekerjaan lebih cepat karena gotong royong, dengan jembatan ini kita berharap dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat sekitar," tutup Dandim.


Kepala Desa Lubuk Bingin Baru, Helenra, saat dikonfirmasi di lokasi pembangunan, membenarkan bahwa proyek tersebut sangat dinantikan masyarakat. Menurutnya, jembatan gantung permanen ini akan menjadi penghubung penting antara Kabupaten Rejang Lebong dan Kota Lubuk Linggau.


“Jembatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Baik warga Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kota Padang, maupun warga Lubuk Linggau. Akses menuju Lubuk Linggau jadi lebih dekat melalui jalur ini,” ujarnya.


Helena menjelaskan, sejak jalur tersebut dibuka pada tahun 2017 lalu, masyarakat mulai memanfaatkannya untuk aktivitas sehari-hari dan mengangkut hasil pertanian. Namun, kondisi jembatan yang belum memadai kerap menjadi kendala bagi warga.


“Alhamdulillah tahun ini Kodim 0409 RL membangun jembatan permanen. Kami yakin aktivitas masyarakat, terutama mengangkut hasil pertanian, akan lebih lancar dan aman,” tambahnya. (Red)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner