banner

Rabu, 24 Juni 2026

author photo


Cahaya Perubahan
, Rejang Lebong - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 0409 Rejang Lebong di Kelurahan Dwi Tunggal Kecamatan Curup rampung. Sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan tersebut, digelar kegiatan Syukuran Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan secara serentak melalui video conference (Vidcon) dan dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Iwan Sumantri, SE., MM mewakili Bupati Rejang Lebong, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, Kabag Log Polres Rejang Lebong AKP Aswani Kuncoro mewakili Kapolres, Jaksa Fungsional Lavi Nainggolan, SH., MH mewakili Kajari, Camat Curup Raden Gunawan Wibisono, Kepala Desa Rimbo Recap Agusman, Lurah Dwi Tunggal Kambali, Imam Masjid Nurul Amal Amiruddin, perangkat desa dan kelurahan, serta masyarakat setempat.


Keberadaan jembatan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Selama ini, akses penghubung yang memadai menjadi harapan besar warga untuk memperlancar mobilitas, mempercepat distribusi hasil pertanian, hingga memudahkan anak-anak menuju sekolah.


Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan rasa syukur karena pembangunan jembatan dapat terlaksana melalui sinergi dan kolaborasi antara TNI dengan pemerintah daerah.


"Alhamdulillah, kita dapat berkolaborasi dengan pemerintah setempat dalam pembangunan jembatan ini. Saat ini program Jembatan Garuda telah memasuki tahap ketiga dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Pangdam.


Pangdam berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat serta menjadi sarana yang mampu meningkatkan aktivitas ekonomi warga.


"Kami berharap seluruh warga dapat memanfaatkan jembatan ini dengan sebaik-baiknya. Jembatan ini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian," katanya.


Ia menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program Satgas Jembatan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.


Menurut Pangdam, keberadaan jembatan tersebut akan sangat membantu masyarakat, terutama dalam memperlancar akses antar desa, mempermudah anak-anak menuju sekolah, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memangkas jarak dan waktu tempuh antarwilayah.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan ini bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Jika masih ada wilayah yang membutuhkan akses jembatan dan belum terpantau, silakan laporkan melalui Babinsa sehingga dapat kami tindak lanjuti," tambahnya.


Sementara itu, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.


"Jembatan ini adalah bukti bahwa TNI selalu berupaya hadir membantu kesulitan masyarakat. Kami berharap akses yang kini sudah terbuka dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga," ungkap Dandim.


Bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal dan Desa Rimbo Recap, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar bangunan fisik. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi simbol kepedulian, gotong royong, dan harapan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan akses yang lebih baik.


Kini, setiap kendaraan yang melintas, setiap anak yang berangkat sekolah, dan setiap hasil pertanian yang dibawa menuju pasar menjadi bukti nyata manfaat hadirnya Jembatan Garuda bagi kehidupan masyarakat Rejang Lebong. (Red/Rilis)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner