Cahaya Perubahan, Rejang Lebong - Harapan masyarakat Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, untuk memiliki akses penghubung yang lebih aman dan memadai mulai terwujud. Pembangunan Jembatan Garuda yang digagas Kodim 0409/Rejang Lebong kini memasuki tahap pengerjaan pondasi sebagai dasar utama konstruksi jembatan.
Jembatan yang akan dibangun merupakan jembatan beton dengan panjang 17 meter dan lebar 3 meter. Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dibandingkan jalur yang selama ini digunakan masyarakat.
Pantauan dilokasi, hingga Rabu (17/6/2026), personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan pembuatan pondasi jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan karena akan menjadi penopang utama konstruksi sebelum pekerjaan berikutnya dilaksanakan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 9 persen.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan pembangunan jembatan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
"Saya optimistis pekerjaan dapat berjalan sesuai target hingga selesai dengan hasil yang maksimal," ujarnya.
Selain itu, Dandim juga menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja sama dan gotong royong di lapangan.
"Jembatan ini diproyeksikan akan melayani sekitar 190 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 760 jiwa," ujarnya.
Pembangunannya dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Antusiasme warga yang terus terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan Kelurahan Simpang Nangka di masa mendatang. (Red/rilis)

Tulisan ini memiliki 0 komentar