banner

Jumat, 26 Juni 2026

author photo


Cahaya Perubahan
, Lebong - Penantian Warga Desa Pelabuhan Talang Liak Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong atas pembangunan jembatan gantung yang rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu kian terwujud. Pasalnya, jembatan gantung dan pelapis tebing yang saat ini sedang dibangun oleh Kodim 0409 Rejang Lebong tersebut telah mencapai progress 30 persen, Sabtu 27/6/2026).


Pencapaian progres fisik jembatan gantung yang terus naik secara signifikan tersebut tentunya memberikan optimisme bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses lalulintas yang lebih aman dan mudah untuk menunjang aktivitas sehari-hari.


Untuk diketahui, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.


Dikonfirmasi, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, letkol inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.,Opsla melalui Babinsa di Desa Pelabuhan Talang Liak, Serka Dodiansyah mengatakan jika jembatan yang di bangun adalah jembatan jenis jembatan gantung yang merupakan jembatan akses utama bagi warga setempat dalam menjalankan aktifitas keseharian dan mengeluarkan hasil bumi dan pertanian dari lahan perkebunan Warga setempat.


"Saat ini, Kami sedang fokus melakukan pembangunan pelapis tebing sebagai salah satu konstruksi dalam pembuatan jembatan gantung tersebut," jelasnya.


Pembangunan konstruksi yang dibangun di Desa Pelabuhan Talang Liak ini memiliki panjang 70 meter dan lebar 1,5 meter. Konstruksi ini nantinya akan menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat di dua Desa tersebut.


"Jembatan ini sebelumnya rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Jika selesai dibangun maka akan ada sebanyak 350 Kepala Keluarga atau 1000 jiwa Warga Desa Pelabuhan Talang Liak yang akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan tersebut, terutama dalam memperlancar mobilitas dan mempercepat akses menuju lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi," jelasnya. (Red)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner