Cahaya Perubahan, Rejang Lebong - Pencapaian progres fisik pembangunan Jembatan ARMCO di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan oleh Kodim 0409 Rejang Lebong terus melesat naik. Hingga Rabu (5/8/2026), progres fisik proyek infrastruktur tersebut telah mencapai 98,8 persen.
Sisa pekerjaan difokuskan pada aspek finishing. Meliputi pengecatan struktur pelindung atau pagar jembatan, pengacian pada bagian sayap atau “loneng”, serta pembersihan lingkungan sekitar agar struktur siap difungsikan masyarakat.
Jembatan dengan bentang 14 meter dan lebar 5 meter ini diproyeksikan menjadi urat nadi konektivitas baru. Struktur tersebut akan menghubungkan Dusun II dan Dusun III, sekaligus menjadi akses utama bagi pelajar dan warga menuju Puskesmas Pembantu atau Polindes Desa Pahlawan yang kerap terisolir saat musim hujan tiba.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, menjelaskan, pemilihan tipe ARMCO didasarkan pada efisiensi dan daya adaptasi terhadap geografis wilayah.
“Jembatan Armco adalah jenis jembatan yang menggunakan gorong-gorong baja bergelombang sebagai fondasi atau struktur utamanya. Bentuknya setengah lingkaran yang ditanam dan ditimbun tanah di atasnya untuk dilintasi kendaraan,” ungkap Letkol Agung.
Istilah “Armco” sendiri merupakan akronim dari American Rolling Mill Company, perusahaan pionir material baja bergelombang. Menurut Letkol Agung, keunggulan teknis jembatan ini menjadikannya solusi ideal untuk daerah 3T.
“Jenis jembatan ini sangat populer karena proses instalasinya yang cepat, biaya yang lebih ekonomis dibandingkan jembatan beton, serta mampu menahan beban berat karena bentuk lengkungannya menyebarkan tekanan dengan merata,” tegasnya.
Proyek ini merupakan kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Sebanyak 6 personel TNI, 2 orang teknisi, dan 12 warga setempat dikerahkan dalam proses pembangunan. Semangat gotong royong menjadi fondasi utama percepatan pengerjaan.
“Di Indonesia, jembatan ini sangat sering digunakan dalam program pembangunan infrastruktur pedesaan dan daerah terpencil oleh TNI untuk membuka akses jalan yang terputus, melancarkan distribusi hasil pertanian, dan menghubungkan antar desa,” pungkas Letkol Agung.
Dengan rampungnya jembatan ini, Kodim 0409/Rejang Lebong bersama Pemkab Rejang Lebong menargetkan terjadinya peningkatan signifikan pada tiga sektor, yaitu konektivitas antar wilayah, perputaran ekonomi, serta aksesibilitas pelayanan kesehatan dasar bagi warga Desa Pahlawan.
Pembangunan infrastruktur berbasis kebencanaan dan keterisolasian ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui kekuatan teritorial TNI dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. (Red)

Tulisan ini memiliki 0 komentar