Minggu, 08 Februari 2026

author photo



Cahaya Perubahan
, Rejang Lebong - Belakangan terungkap jika saat ini, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengelolaan dana Bos tahun 2023 - 2024 yang dikelola Dinas Pendidikan Rejang Lebong senilai total 76 Milyar. Bahkan, sejak sebulan terakhir, penyidik telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut. Salah satunya yaitu JN, mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Rejang Lebong, Senin (09/02/29/2026).


Terpantau, JN diperiksa penyidik kejaksaan sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB. JN mendatangi kantor kejaksaan menggunakan kemeja putih bergaris dan mengunakan celana dasar hitam.

Sayangnya, saat diwawancarai usai menjalani pemeriksaan JN lebih memilih bungkam tidak mengatakan satu kata apapun.


Sementara itu, Kepala Kejari Rejang Lebong, Kiki Yonata SH, MH melalui Kasi Pidsus Kejari Rejang Lebong, Hironimus Tafonao, S.H, M.H tidak menampik adanya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Rejang Lebong tersebut 


"Betul, JN kita panggil sebagai saksi untuk dimintai keterangan seputar pengelolaan dana BOS di SMPN 2 Rejang Lebong tahun anggaran 2023 - 2024 dan seputar pengelolaan dana BOS tingkat SD dan SMP di Rejang Lebong dengan total anggaran mencapai 76 Milyar," ujarnya.


Dilanjutkannya, selain JN, tim penyidik juga telah memanggil sejumlah saksi lainnya.  "Pemeriksaan kita pastikan akan terus dilakukan. Sejumlah saksi lain akan kita mintai keterangan dalam waktu dekat ini," tglegasnya.


Untuk diketahui, beberapa pekan sebelumnya, penyidik juga memanggil VE mantan Ketua MKKS Curup Selatan untuk dimintai keterangan.


"Betul, saya diperiksa dimintai keterangan seputar pengelolaan dana Bos tahun 2023-2025," ujar VE saat di wawancarai usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejari RL tanggal 15 Januari 2026 lalu.


Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, total dana BOS tingkat SD dan SMP tahun anggaran 2023 mencapai Rp 38 milyar dengan total pelajar mencapai 39.615 pelajar. (Ifan)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner