Cahaya Perubahan, Kepahiang - Setelah sebelumnya mendapat sorotan dan pandangan dari masing-masing fraksi, pembahasan arah anggaran Kabupaten Kepahiang kini memasuki tahapan penting.
DPRD Kabupaten Kepahiang kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Jawaban Bupati Kepahiang atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027, Kamis (10/9/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepahiang tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kepahiang untuk memberikan jawaban atas berbagai pandangan, pertanyaan, saran hingga masukan yang sebelumnya disampaikan masing-masing fraksi.
Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc. menegaskan, tahapan ini bukan sekadar formalitas dalam proses pembahasan anggaran. Menurutnya, setiap pandangan fraksi harus menjadi bahan penting untuk memastikan kebijakan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh masukan dari fraksi dapat menjadi bahan dalam pembahasan. Kita ingin APBD yang disusun benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat Kepahiang,” ujar Gregory.
Menurutnya, DPRD bersama pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan setiap kebijakan anggaran disusun secara terbuka, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Terlebih, APBD bukan hanya deretan angka dalam dokumen pemerintahan. Di dalamnya terdapat kepentingan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi daerah.
Karena itu, pembahasan Raperda APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027 diharapkan tidak berhenti pada persoalan angka, tetapi mampu menghasilkan kebijakan yang benar-benar memiliki dampak terhadap masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Bupati Kepahiang menyampaikan jawaban dan penjelasan terhadap sejumlah pandangan yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD.
Jawaban tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan kedua Raperda sebelum nantinya memasuki tahapan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Gregory menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal dalam proses pembahasan tersebut.
“Kita akan bahas bersama secara objektif. Prinsipnya, DPRD ingin memastikan anggaran daerah digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Kepahiang,” tegasnya.
Dengan disampaikannya jawaban Bupati, pembahasan kedua Raperda tersebut kini kembali bergulir di DPRD Kabupaten Kepahiang.
Tahapan selanjutnya menjadi ruang bagi legislatif dan eksekutif untuk melakukan pembahasan lebih mendalam sebelum mengambil keputusan.
Sebab pada akhirnya, angka-angka yang tertuang dalam APBD bukan sekadar angka di atas kertas.
Di balik setiap rupiah anggaran daerah, ada kepentingan masyarakat Kepahiang yang harus diperjuangkan. (Red)


Tulisan ini memiliki 0 komentar