banner

Rabu, 04 November 2026

author photo


Cahaya Perubahan
, Rejang Lebong - Gebyar Semarak Merah Putih 2026 di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, semakin semarak dengan digelarnya karnaval dan parade sound horeg yang melibatkan sekitar 10.000 peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menyedot perhatian masyarakat sekaligus menghadirkan suasana meriah dan penuh kebersamaan.


Peserta karnaval berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga SMA/SMK. Selain itu, kegiatan juga diikuti perwakilan desa dan kecamatan, serta organisasi pendidikan seperti Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Sementara itu, parade sound horeg diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Rejang Lebong.


Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus memperlihatkan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan perhelatan tahunan Gebyar Semarak Merah Putih.


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, S.STP, M.Si, serta turut dihadiri perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rejang Lebong.


Dalam sambutannya, Hendri Praja menyampaikan bahwa kegiatan karnaval dan sound horeg tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki nilai penting sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.


Menurut dia, kegiatan yang melibatkan ribuan peserta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat positif, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan potensi masing-masing.

Dia juga berharap, seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang kompetisi yang sehat dan penuh kegembiraan.


"Kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Rejang Lebong. Saya berharap para peserta dapat menampilkan penampilan terbaik dan bersaing secara positif,” ujarnya.


Hendri juga berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, Gebyar Semarak Merah Putih dapat menjadi agenda yang berkelanjutan dalam mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan masyarakat Rejang Lebong.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya berbagai rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 yang berjalan sesuai rencana.


Dia menyebutkan, selain karnaval dan parade sound horeg, sejumlah kegiatan lain juga turut digelar, di antaranya Mamaia dan Bekal Sehat. Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan hiburan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan keberagaman di tengah masyarakat.


“Alhamdulillah, ada beberapa event yang dijalankan, seperti karnaval, sound horeg, Mamaia, dan Bekal Sehat. Semuanya dapat berjalan sesuai rencana. Kami berharap momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangkitkan kembali semangat keberagaman budaya dan kebersamaan,” ungkap Riki.


Menurut dia, tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa event daerah memiliki daya tarik tersendiri serta mampu menjadi wadah untuk memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.


"Terimakasih kepada seluruh masyarakat Rejang Lebong yang turut menyemarakkan serta antusias pada kegiatan-kegiatan besar seperti ini," tutupnya.


Melalui Gebyar Semarak Merah Putih 2026, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong diharapkan dapat terus mendorong pelestarian budaya, pengembangan kreativitas masyarakat, serta memperkuat potensi pariwisata daerah.


Dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan semangat persatuan, keberagaman, dan kebanggaan terhadap Kabupaten Rejang Lebong. (Red/rilis)

Beriklan

Tulisan ini memiliki 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

banner